BUNGA BANGSAKU

The World Explorer

Salam Buat Pak Gubernur Jateng

Mimpi Yang Aneh

Tadi malam aku mimpi sangat aneh. Dalam mimpiku aku bersalaman dengan Obama, presiden Amerika. Ah, itu hanya mimpi, pikirku. Tapi hari ini, ternyata Bapak Gubernur Jateng, Bapak Bibit bener-bener datang ke pabrik tempat aku bekerja sehari-harinya dalam rangka kunjungan industri.
Hari inipun tidak seperti biasanya, yang tadinya dalam bekerja boleh hanya menggunakan kaos, hari ini wajib pakai seragam rapi.

Tatkala sudah waktunya pulang, kami pun terheran, karena jalan yang tadinya kami lalui untuk pulang, dilarang satpam untuk dilalui. Kemudian kami mencuri pandang dibalik jeruji besi pabrik, kami ingin tahu seperti apa wajah pak gubernur Jateng. Tak berapa lama beliau datang melambaikan tangan pada kami, kamipun membalas lambaian tangan damai itu. Beliau datang menghampiri kami dan berkenan menyalami kami dari sela-sela jeruji besi. Termasuk aku, akupun bersalaman dengan beliau. Bapak Polisi yang mengawalnya baik juga berkenan mengijinkan kami bersalaman dengan Bapak Gubernur, meski dibalik sela-sela jeruji besi pagar pabrik nan ketat.

Aku sempet melihat mobil dinasnya. No platnya: H 1,warna plat merah, warna mobilnya hitam mengkilat. Kalau nggak salah BMW(aku nggak paham merk mobil). Dalam hati aku bertanya, kapan ya...aku bisa punya mobil meski sederhana saja.

Rumahku aja belum juga jadi, udah pingin mobil. Ya, manusia wajib berusaha. Dan berkeinginan nggak ada salahnya kan?
Mungkin itulah arti mimpiku tadi malam, ternyata aku akan bersalaman dengan bapak Gubernur Jateng.

Kunjungan Bapak Presiden SBY

Beberapa tahun lalu, yang meresmikan pabrik tempat aku bekerja adalah Bapak SBY. Tapi sayang, karyawan tidak ada yang boleh melihat dan tidak ada yang sempat berjabat tangan dengan beliau. Maklum, penjagaan dari pengawalnya sangat ketat. Hampir tiap gang dan jalan yang dilalui beliau dijaga ketat oleh polisi bersenjata lengkap.

Kami sebagai karyawan kecil yang tak berarti apa-apa buat para pembesar negeri, hanya bisa berucap:"salam buat bapak Gubernur dan Presiden". Melalui blog gratisan ini, kami hanya dapat berkeluh kesah dan berharap..., agar kami dapat makan dan menafkahi keluarga kami, pikirkanlah nasib kami, jangan biarkan harga -harga bahan pokok melambung tinggi, agar gaji kami yang tak seberapa ini cukup untuk keluarga kami.

0 komentar:

Pengikut